Kilas Merdeka, Jakarta — Pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Rangkaian kegiatan yang menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, budaya kampus, serta kehidupan kemahasiswaan tersebut mendapat respons positif dari peserta.
Sejak rangkaian kegiatan dimulai, mahasiswa baru terlihat mengikuti berbagai agenda dengan penuh semangat. Antusiasme tersebut terlihat dari keterlibatan peserta dalam berbagai sesi kegiatan, mulai dari pengenalan fakultas, program studi, lembaga kemahasiswaan, hingga berbagai aktivitas yang dirancang untuk membangun interaksi antara mahasiswa baru dengan sivitas akademika dan mahasiswa tingkat atas.
PBAK FDIKOM menjadi salah satu momentum penting dalam memperkenalkan karakter Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi kepada mahasiswa baru. Selain memperkenalkan lingkungan akademik, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk memahami nilai-nilai yang menjadi bagian dari kehidupan mahasiswa, seperti intelektualitas, solidaritas, kreativitas, kepedulian sosial, serta keberanian untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
Kelancaran pelaksanaan kegiatan tidak terlepas dari koordinasi antara panitia, pimpinan fakultas, tenaga kependidikan, serta berbagai unsur mahasiswa yang terlibat dalam penyelenggaraan PBAK. Persiapan yang dilakukan sebelum kegiatan menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan setiap rangkaian agenda dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Ketua Pelaksana PBAK FDIKOM UIN Jakarta, Akbar Zakiy Hidayatullah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, keberhasilan PBAK tidak hanya ditentukan oleh kerja panitia, tetapi juga oleh partisipasi aktif mahasiswa baru selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian PBAK FDIKOM dapat berjalan dengan lancar. Tentu ini merupakan hasil kerja bersama dari panitia, fakultas, dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan. Kami juga mengapresiasi mahasiswa baru yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias,” ujar Akbar.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama PBAK dapat menjadi bekal awal bagi mahasiswa baru dalam menjalani kehidupan perkuliahan di FDIKOM UIN Jakarta.
“PBAK adalah langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus. Harapannya, setelah kegiatan ini selesai, semangat dan antusiasme yang ditunjukkan selama PBAK dapat terus dibawa dalam proses akademik maupun kegiatan kemahasiswaan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DEMA FDIKOM UIN Jakarta, Zidan Ramdani, menilai antusiasme mahasiswa baru merupakan modal penting dalam membangun kehidupan kemahasiswaan yang dinamis. Menurutnya, mahasiswa baru tidak hanya perlu mengenal ruang akademik, tetapi juga perlu memahami bahwa kehidupan kampus memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas dan berkontribusi.
“Kami melihat antusiasme mahasiswa baru dalam mengikuti PBAK sebagai sesuatu yang positif. Ini menunjukkan adanya energi baru di FDIKOM. Energi tersebut tentu harus diarahkan menjadi semangat belajar, berorganisasi, berkarya, dan memberikan kontribusi bagi lingkungan kampus maupun masyarakat,” kata Zidan.
Menurut Zidan, mahasiswa FDIKOM memiliki posisi strategis karena bidang keilmuan dakwah dan komunikasi memiliki keterkaitan erat dengan berbagai persoalan masyarakat. Karena itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya aktif di dalam kelas, tetapi juga mampu mengembangkan kepekaan sosial dan keberanian untuk mengambil peran.
“Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang mendapatkan gelar akademik. Ada tanggung jawab intelektual dan sosial yang perlu kita jalankan. Karena itu, kami berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan seluruh ruang yang tersedia di kampus untuk belajar, berdiskusi, berorganisasi, dan mengembangkan diri,” lanjutnya.
Antusiasme mahasiswa baru juga menciptakan suasana PBAK yang lebih hidup. Interaksi antarpeserta, panitia, mahasiswa senior, serta berbagai unsur fakultas menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan dan rasa memiliki terhadap lingkungan FDIKOM UIN Jakarta.
Bagi mahasiswa baru, PBAK menjadi pengalaman pertama untuk mengenal lebih jauh kehidupan kampus setelah melewati proses penerimaan mahasiswa baru. Momentum tersebut sekaligus menjadi awal bagi mereka untuk membangun relasi, menemukan lingkungan pertemanan, serta mengenal berbagai pilihan aktivitas yang dapat menunjang pengembangan diri selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Dengan berakhirnya rangkaian PBAK, mahasiswa baru FDIKOM UIN Jakarta diharapkan dapat segera beradaptasi dengan kehidupan akademik. Semangat yang ditunjukkan selama kegiatan diharapkan tidak berhenti pada seremoni PBAK, tetapi berlanjut dalam aktivitas perkuliahan, organisasi, kegiatan sosial, maupun berbagai ruang kreativitas mahasiswa.
Kelancaran pelaksanaan PBAK FDIKOM UIN Jakarta sekaligus menjadi awal dari perjalanan baru mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi. Dengan semangat, antusiasme, dan kolaborasi yang telah terbangun, mahasiswa baru diharapkan mampu menjadi bagian dari generasi FDIKOM yang berintegritas, kritis, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
PBAK pun bukan menjadi akhir dari proses pengenalan kampus, melainkan titik awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal, bertumbuh, dan mengambil peran sebagai bagian dari keluarga besar FDIKOM UIN Jakarta.















