Prodi Farmasi Universitas Khairun Edukasi Siswa soal Penggunaan Antibiotik Rasional

Kamis, 27 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Edukasi Kesehatan SMP Muhammadiyah 1 Kota Tidore Kepulauan. (Foto: Dok. Istimewa)

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Edukasi Kesehatan SMP Muhammadiyah 1 Kota Tidore Kepulauan. (Foto: Dok. Istimewa)

Kilas Merdeka, Tidore – Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Khairun kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui edukasi kesehatan bertajuk “Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku Penggunaan Antibiotik yang Rasional pada Remaja Pesisir di SMP Muhammadiyah 1 Kota Tidore Kepulauan.” Kegiatan ini diketuai oleh apt. Muhammad Fakhrur Rajih Hi. Yusuf, M.Farm. bersama tim dosen Program Studi Farmasi sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan remaja.

Kegiatan dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 1 Kota Tidore Kepulauan dan diikuti oleh 41 siswa kelas VII. Sasaran kegiatan dipilih karena remaja merupakan kelompok usia yang mulai mampu memahami informasi kesehatan serta berperan sebagai agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat. Edukasi penggunaan antibiotik yang rasional sejak dini diharapkan dapat membentuk kebiasaan yang benar dalam penggunaan obat dan mendukung upaya pencegahan resistensi antibiotik.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta mengenai penggunaan antibiotik. Instrumen pre-test memuat beberapa aspek penting, antara lain pengertian antibiotik, indikasi penggunaan, aturan penggunaan yang benar, pentingnya menghabiskan antibiotik sesuai anjuran tenaga kesehatan, serta bahaya penggunaan antibiotik tanpa resep.

Selanjutnya, tim PkM menyampaikan materi melalui metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Materi yang diberikan meliputi pengenalan antibiotik, perbedaan infeksi bakteri dan virus, penggunaan antibiotik secara rasional, dampak penggunaan antibiotik yang tidak tepat, serta ancaman resistensi antibiotik yang saat ini menjadi salah satu tantangan utama di bidang kesehatan. Penyampaian materi dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami serta disertai contoh kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga peserta lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

Baca Juga:  Daftar Wisata Populer di Sulawesi Tengah yang Wajib Dikunjungi

Untuk memperkuat pemahaman peserta, setelah sesi penyampaian materi dilakukan pemutaran video animasi edukatif mengenai resistensi antibiotik. Video tersebut menjelaskan proses terjadinya resistensi antibiotik akibat penggunaan yang tidak rasional, dampaknya terhadap keberhasilan pengobatan, serta pentingnya menggunakan antibiotik hanya sesuai resep dan petunjuk tenaga kesehatan. Media audiovisual ini membantu peserta memahami konsep yang cukup kompleks dengan cara yang lebih menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran remaja.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan peserta dalam menjawab pertanyaan, berdiskusi, serta memberikan tanggapan setelah menyaksikan video animasi. Banyak peserta mulai memahami bahwa antibiotik tidak dapat digunakan untuk mengobati semua jenis penyakit, terutama infeksi yang disebabkan oleh virus, serta menyadari pentingnya menghabiskan antibiotik sesuai dosis dan lama terapi yang dianjurkan.

Sebagai bentuk evaluasi efektivitas kegiatan, seluruh peserta kembali mengikuti post-test menggunakan instrumen yang sama dengan pre-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai penggunaan antibiotik yang rasional setelah mengikuti rangkaian edukasi. Kombinasi penyampaian materi secara interaktif dan pemanfaatan media video animasi memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik sehingga membantu meningkatkan pemahaman peserta. Selain peningkatan aspek pengetahuan, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk perilaku yang lebih bijaksana dalam menggunakan antibiotik, yaitu hanya menggunakannya sesuai resep tenaga kesehatan, tidak membeli antibiotik secara bebas, serta menghabiskan obat sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  5 Tools AI Terbaik untuk Menulis Konten SEO Otomatis di 2025

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Farmasi FKIK Universitas Khairun berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui berbagai program edukasi yang berkelanjutan. Diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga mampu menjadi penyampai informasi yang benar kepada keluarga dan masyarakat mengenai pentingnya penggunaan antibiotik secara rasional sebagai upaya mencegah resistensi antibiotik.

Tim PkM menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa SMP Muhammadiyah 1 Kota Tidore Kepulauan atas sambutan, kerja sama, dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan terus terjalin dalam mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, cerdas, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap penggunaan obat yang tepat dan bertanggung jawab.

Follow WhatsApp Channel kilasmerdeka.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Abdimas Telkom University Hadirkan Smart Food Waste Management Partisipatif di G-Land Arcadia Bandung
Jadi Lulusan Termuda, Aqsa Aufa Syauqi Sadana Raih Gelar Magister Ilmu Biomedik berkat Program Beasiswa DBR BRIN
Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Laravel di SMK Islam Permatasari 2 Rumpin Bogor
Vibe Bekerja Sama dengan Pusat Pelatihan Bahasa Universitas Kristen Duta Wacana
Fatihatul Ma’rifah Mahasiswi UIN Jakarta Terpilih sebagai Student Ambassador 2026
BRI Warung Buncit Edukasi Finansial di Kampus Poltekip
Gelar Audiensi dengan Dekanat, Ormawa FDIKOM UIN Jakarta Suarakan Reformasi Partisipasi
Pembelajaran Lebih Mudah dan Efektif dengan Satu Siswa Satu Guru di Bimbel Kusuma
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Prodi Farmasi Universitas Khairun Edukasi Siswa soal Penggunaan Antibiotik Rasional

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:35 WIB

Jadi Lulusan Termuda, Aqsa Aufa Syauqi Sadana Raih Gelar Magister Ilmu Biomedik berkat Program Beasiswa DBR BRIN

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:49 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Laravel di SMK Islam Permatasari 2 Rumpin Bogor

Senin, 1 Juni 2026 - 23:03 WIB

Vibe Bekerja Sama dengan Pusat Pelatihan Bahasa Universitas Kristen Duta Wacana

Jumat, 24 April 2026 - 13:30 WIB

Fatihatul Ma’rifah Mahasiswi UIN Jakarta Terpilih sebagai Student Ambassador 2026

Berita Terbaru