Jadi Lulusan Termuda, Aqsa Aufa Syauqi Sadana Raih Gelar Magister Ilmu Biomedik berkat Program Beasiswa DBR BRIN

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jadi Lulusan Termuda, Aqsa Aufa Syauqi Sadana Raih Gelar Magister Ilmu Biomedik berkat Program Beasiswa DBR BRIN

Jadi Lulusan Termuda, Aqsa Aufa Syauqi Sadana Raih Gelar Magister Ilmu Biomedik berkat Program Beasiswa DBR BRIN

Semarang – Di tengah kebutuhan Indonesia akan semakin banyak ilmuwan muda yang mampu menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat, dr. Aqsa Aufa Syauqi Sadana menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk berkarya. Pada 8 Juni 2026, saat usianya 22 tahun 9 bulan, Aqsa resmi menyelesaikan pendidikan Magister Ilmu Biomedik di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dengan predikat Cumlaude dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00. Prosesi wisuda dilaksanakan pada 29 Juli 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro.

Pendidikan magister tersebut ditempuh melalui skema Degree by Research (DBR) hasil kolaborasi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Selama 1 tahun 4 bulan 1 hari, Aqsa menempuh proses penelitian secara penuh, mulai dari penyusunan proposal, pengambilan data, analisis laboratorium, hingga penyusunan karya ilmiah.

Tesis yang disusunnya mengkaji hubungan antara variasi genetik dengan paparan merkuri selama kehamilan serta dampaknya terhadap komplikasi obstetri dan luaran kelahiran. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya bukti ilmiah dalam pengembangan strategi pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Meski dikenal aktif di dunia akademik, Aqsa meyakini bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti di laboratorium. Baginya, penelitian harus mampu diterjemahkan menjadi aksi nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga:  Fatihatul Ma'rifah Mahasiswi UIN Jakarta Terpilih sebagai Student Ambassador 2026

Prinsip tersebut telah ia pegang sejak masih menjadi mahasiswa. Selain aktif melakukan penelitian, Aqsa juga rutin terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, mulai dari edukasi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, pendampingan kelompok pemuda, hingga pelatihan inovasi di berbagai daerah. Berbagai kegiatan tersebut menjadi ruang baginya untuk memahami persoalan kesehatan secara langsung sekaligus memastikan bahwa hasil riset dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Semangat pengabdian tersebut juga diwujudkan melalui AQSA Center, sebuah wadah yang ia dirikan untuk mendorong lahirnya generasi muda yang aktif dalam pendidikan, penelitian, inovasi, kepemimpinan, dan kegiatan sosial. Melalui komunitas ini, Aqsa bersama tim menginisiasi berbagai program pemberdayaan, pelatihan, pendampingan, serta kegiatan kemanusiaan yang melibatkan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat.

Di sisi lain, kiprahnya di dunia riset juga mendapat pengakuan di tingkat nasional maupun internasasional. Selama beberapa tahun terakhir, Aqsa berhasil meraih berbagai penghargaan pada kompetisi penelitian dan inovasi internasional, sekaligus membawa karya inovasi Indonesia bersaing di berbagai forum global. Baginya, setiap kompetisi bukan sekadar ajang meraih medali, tetapi kesempatan untuk menguji kualitas inovasi sekaligus membangun jejaring kolaborasi dengan peneliti dari berbagai negara.

Baca Juga:  PIP 2025 Cair! Ini Cara Cek Status Penerima dan Pencairan Terbarunya

Salah satu perjalanan yang paling berkesan adalah ketika berhasil menjadi Pemenang DPD RI Award. Penghargaan tersebut diberikan kepada generasi muda yang dinilai memiliki kontribusi nyata melalui inovasi dan pengabdian kepada masyarakat. Pengalaman tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa inovasi harus memberikan dampak yang nyata, bukan hanya menjadi prestasi di atas kertas.

Ke depan, Aqsa berkomitmen untuk terus mengembangkan penelitian di bidang genetika, toksikologi lingkungan, biomarker molekuler, serta kesehatan ibu dan anak. Ia berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan berbagai institusi dalam dan luar negeri untuk menghasilkan inovasi kesehatan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat Indonesia.

Ia juga menyampaikan rasa syukur serta mengucapkan terima kasih kepada keluarga, para dosen, pembimbing, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, BRIN, rekan-rekan peneliti, dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan akademiknya.

Follow WhatsApp Channel kilasmerdeka.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Laravel di SMK Islam Permatasari 2 Rumpin Bogor
Vibe Bekerja Sama dengan Pusat Pelatihan Bahasa Universitas Kristen Duta Wacana
Fatihatul Ma’rifah Mahasiswi UIN Jakarta Terpilih sebagai Student Ambassador 2026
BRI Warung Buncit Edukasi Finansial di Kampus Poltekip
Gelar Audiensi dengan Dekanat, Ormawa FDIKOM UIN Jakarta Suarakan Reformasi Partisipasi
Pembelajaran Lebih Mudah dan Efektif dengan Satu Siswa Satu Guru di Bimbel Kusuma
Solusi Pendidikan Mandiri: Homeschooling SD-SMP-SMA di Bekasi dan Jakarta
Sudah Era “Kampus Merdeka”, Tapi Kamu Masih Terjajah Revisi Skripsi? Ini Strategi Gerilya untuk Rebut Toga Tahun Ini!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:35 WIB

Jadi Lulusan Termuda, Aqsa Aufa Syauqi Sadana Raih Gelar Magister Ilmu Biomedik berkat Program Beasiswa DBR BRIN

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:49 WIB

Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Laravel di SMK Islam Permatasari 2 Rumpin Bogor

Senin, 1 Juni 2026 - 23:03 WIB

Vibe Bekerja Sama dengan Pusat Pelatihan Bahasa Universitas Kristen Duta Wacana

Jumat, 24 April 2026 - 13:30 WIB

Fatihatul Ma’rifah Mahasiswi UIN Jakarta Terpilih sebagai Student Ambassador 2026

Selasa, 21 April 2026 - 08:23 WIB

BRI Warung Buncit Edukasi Finansial di Kampus Poltekip

Berita Terbaru

Ilustrasi: Canva

Ragam

Panduan Lengkap Teknik Prompting AI untuk Hasil Optimal

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:25 WIB