Kilas Merdeka, Jakarta — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jakarta Pusat di bawah kepemimpinan Kak Suprayogie terus menunjukkan transformasi masif lewat deretan terobosan di bidang kepemudaan, inovasi digital, aksi kemanusiaan, hingga edukasi urban scouting. Gelora semangat kepanduan tersebut mencapai puncaknya tatkala jajaran Pemkot dan Kwarcab Jakarta Pusat menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 secara khidmat di kawasan ikonik Taman Lapangan Banteng.
Dalam upacara besar tersebut, Wali Kota Jakarta Pusat, Drs. Arifin, M.A.P., bertindak langsung sebagai Pembina Upacara. Menariknya, barisan upacara tampil luar biasa dan dikomandani langsung oleh Ketua Kwarcab Jakarta Pusat, Kak Suprayogie, sebagai buah dari pematangan rencana aksi dan koordinasi teknis pengurus yang disiapkan secara presisi. Rangkaian upacara ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimko, kepala suku dinas pengampu Satuan Karya (Saka), serta ratusan anggota Pramuka dari tingkat Penggalang, Penegak, hingga Pandega.
Di sisi lain, kepemimpinan Kak Suprayogie yang juga menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Pusat dikenal konsisten menghadirkan berbagai gebrakan nyata. Mulai dari Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Tiga (LT-III) di Gunung Pancar yang diapresiasi oleh Anggota DPRD DKI Jakarta Kak Wa Ode Herlina, peluncuran playbook AI pertama di Indonesia pada ajang JOTA-JOTI 2026, program rutin “KaKwarcab Menyapa” ke sekolah-sekolah untuk menciptakan lingkungan bebas perundungan, hingga berbagai aksi kemanusiaan seperti tanggap bencana kebakaran di Batu Ceper, bersih-bersih sungai Menteng Tenggulun, deklarasi anti-Tramadol di Tanah Abang, hingga kolaborasi bersama Baznas BAZIS.
Semangat kebersamaan dan orientasi aksi nyata tersebut semakin diperkuat oleh pernyataan Sekretaris Cabang Gerakan Pramuka Jakarta Pusat, Kak Daffa. Saat ditemui di sela-sela kegiatan, ia menegaskan bahwa momentum HSP ke-98 harus menjadi pendorong utama bagi seluruh kader Pramuka untuk menerjemahkan nilai persatuan ke dalam solusi nyata bagi masyarakat urban.
Rangkaian acara kemudian disempurnakan dengan pemaparan 5 (lima) poin arahan strategis dari Wali Kota Arifin bagi seluruh pemuda dan anggota Pramuka di Jakarta Pusat:
- Menjadi perekat kebhinekaan sekaligus benteng persatuan di tengah keberagaman kota.
- Menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, serta menciptakan inovasi digital yang berdaya saing global.
- Memperkuat kepedulian sosial melalui pengamalan Dasa Darma Pramuka dan aksi kemanusiaan sehari-hari.
- Meningkatkan sinergi dan kolaborasi lintas sektor bersama jajaran Forkopimko dan instansi pengampu Saka.
- Menjaga integritas diri dengan menjauhi tindakan destruktif serta memegang teguh Tri Satya dan Dasa Darma.

























