Tim PKM Universitas Pamulang Implementasikan Sistem Pendaftaran Santri Digital di Ponpes Al Asy’ariyah

Sabtu, 3 Januari 2026 - 10:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto anggota kelompok bersama pimpinan pesantren dan guru-guru. (Foto: Dok. Istimewa)

Foto anggota kelompok bersama pimpinan pesantren dan guru-guru. (Foto: Dok. Istimewa)

Kilas Merdeka, Tangerang – Pondok Pesantren Al Asy’ariyah Gintung, Sukadiri, kini tengah menapaki babak baru dalam pengelolaan administrasinya. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan pada Minggu, 28 Desember 2025, pukul 10.00–12.00 WIB, sebuah tim akademisi sukses mengimplementasikan Sistem Pendaftaran Santri Baru (PPSB) berbasis web menggunakan JavaScript.

Selama ini, proses pendaftaran di Ponpes Al Asy’ariyah masih mengandalkan metode manual. Risiko dokumen fisik yang rusak, kesalahan pencatatan, hingga sulitnya memantau statistik pendaftar secara real-time menjadi tantangan nyata bagi pengelola.

Melihat kondisi tersebut, Tim PKM Universitas Pamulang hadir membawa solusi digital yang dirancang khusus untuk memodernisasi alur administrasi. “Digitalisasi bukan tentang menggantikan peran manusia, melainkan mempermudah langkah menuju pendidikan yang lebih tertata,” ungkap salah satu anggota tim saat memaparkan urgensi sistem baru ini.

Baca Juga:  Bimbel STAN: Langkah Cerdas untuk Menghadapi Seleksi PKN STAN yang Super Ketat

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren ini dihadiri oleh jajaran guru dan masyarakat sekitar. Menariknya, suasana pelatihan jauh dari kesan kaku. Para peserta menunjukkan rasa penasaran yang tinggi terhadap dunia digital.

Meski banyak yang baru pertama kali bersentuhan langsung dengan sistem berbasis JavaScript, antusiasme masyarakat justru menjadi ruh dari kegiatan ini. Banyak warga berharap agar edukasi teknologi seperti ini tidak hanya berhenti di satu pertemuan saja, melainkan menjadi agenda berkelanjutan untuk meningkatkan literasi digital di desa Gintung.

Tim PKM Universitas Pamulang Implementasikan Sistem Pendaftaran Santri Digital di Ponpes Al Asy’ariyah
Sesi pemaparan materi. (Foto: Dok. Istimewa)

Dalam sesi diskusi, tim menekankan bahwa implementasi sistem ini adalah bentuk pengabdian nyata. Salah satu perwakilan tim menyampaikan, “Ketika teknologi diterapkan dengan niat pengabdian, sistem sederhana pun mampu membawa perubahan besar.”

Lebih lanjut, kolaborasi ini membuktikan bahwa teknologi melayani, pendidikan bertumbuh. Dengan sistem pendaftaran yang lebih efektif dan aman, pesantren dapat lebih fokus pada misi utamanya dalam mendidik santri, sementara urusan administrasi telah terorganisir dengan sistem yang cerdas.

Baca Juga:  Sudah Era "Kampus Merdeka", Tapi Kamu Masih Terjajah Revisi Skripsi? Ini Strategi Gerilya untuk Rebut Toga Tahun Ini!

Meski Ponpes Al Asy’ariyah tetap mempertahankan nilainilai tradisional dan fisik pesantren yang bersahaja, kini sistem pengelolaannya telah bertransformasi menjadi lebih modern. Langkah pertama ini diharapkan menjadi pemicu bagi kemajuan teknologi yang lebih luas di lingkungan pesantren.

“Sebagai bagian dari tim, kami belajar bahwa kolaborasi dan teknologi dapat berjalan seiring untuk melayani pendidikan,” pungkas anggota tim PKM menutup kegiatan tersebut.

Kini, pendaftaran santri baru bukan lagi urusan tumpukan kertas yang melelahkan, melainkan proses digital yang transparan dan akurat. Sebuah bukti nyata bahwa di tangan yang tepat, teknologi adalah jembatan menuju masa depan yang lebih baik.

Berita Terkait

6 Benefits of an International Curriculum for Your Child
Kenalkan Wilayah Tugubandung Secara Visual, Mahasiswa Universitas Nusa Putra Hadirkan Peta Desa Berbasis Ilustrasi
Mahasiswa Universitas Nusa Putra Ciptakan Smart Trash Bin untuk Dukung Pengelolaan Sampah di Desa Pangkalan
Mahasiswa S2 Unair Ikuti Langkah Asa Nusantara Batch 4 Membangun Kolaborasi di Pulau Gersik Bangka Belitung
Prodi Farmasi Universitas Khairun Edukasi Siswa soal Penggunaan Antibiotik Rasional
Tim Abdimas Telkom University Hadirkan Smart Food Waste Management Partisipatif di G-Land Arcadia Bandung
Jadi Lulusan Termuda, Aqsa Aufa Syauqi Sadana Raih Gelar Magister Ilmu Biomedik berkat Program Beasiswa DBR BRIN
Mahasiswa Universitas Pamulang Kembangkan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Laravel di SMK Islam Permatasari 2 Rumpin Bogor
Jadikan kilasmerdeka.com sumber pilihan pencarian Google.
Tambahkan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:33 WIB

6 Benefits of an International Curriculum for Your Child

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Kenalkan Wilayah Tugubandung Secara Visual, Mahasiswa Universitas Nusa Putra Hadirkan Peta Desa Berbasis Ilustrasi

Minggu, 6 September 2026 - 13:08 WIB

Mahasiswa Universitas Nusa Putra Ciptakan Smart Trash Bin untuk Dukung Pengelolaan Sampah di Desa Pangkalan

Selasa, 1 September 2026 - 20:53 WIB

Mahasiswa S2 Unair Ikuti Langkah Asa Nusantara Batch 4 Membangun Kolaborasi di Pulau Gersik Bangka Belitung

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Prodi Farmasi Universitas Khairun Edukasi Siswa soal Penggunaan Antibiotik Rasional

Berita Terbaru

Pendidikan

6 Benefits of an International Curriculum for Your Child

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:33 WIB