Lewat “Semanis Madu”, Dodo Zak Ingin Hadirkan Warna Musik yang Catchy dan Mudah Didengar

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lewat “Semanis Madu”, Dodo Zak Ingin Hadirkan Warna Musik yang Catchy dan Mudah Didengar

Lewat “Semanis Madu”, Dodo Zak Ingin Hadirkan Warna Musik yang Catchy dan Mudah Didengar

Kilas Merdeka, Jakarta — Judul “Semanis Madu” mungkin terdengar seperti gambaran sebuah hubungan yang penuh kebahagiaan. Namun bagi Dodo Zak, madu juga memiliki sisi lain: rasa pahit ketika cinta tidak berjalan sesuai harapan.

Melalui karya tersebut, Dodo kembali melanjutkan perjalanan musiknya setelah sebelumnya memperkenalkan “Gak Peka! (Terserah)” bersama Cheryl.

Single tersebut menjadi bagian dari upaya Dodo membangun identitas sebagai penyanyi yang tidak hanya dikenal melalui cover lagu, tetapi juga memiliki karya sendiri. Keinginan tersebut sudah lama muncul dalam diri Dodo.

Sebelum serius mengembangkan karier sebagai penyanyi, Dodo dikenal melalui konten cover di media sosial. Ia mulai membuat cover sekitar 2018, membawakan lagu-lagu yang sedang populer dengan karakter vokalnya sendiri.

Salah satu konten cover yang pernah mendapatkan perhatian besar adalah “Karena Su Sayang” di YouTube, yang menurut Dodo sempat mencapai sekitar 2,2 juta views. Namun, bagi Dodo, pencapaian melalui cover bukanlah titik akhir.

“Yang paling menjadi pembeda mungkin soal identitas. Kita juga enggak mau selalu dikenal sebagai penyanyi cover, tapi lebih dikenal sebagai penyanyi yang memiliki karya sendiri,” ujar Dodo.

Baginya, seorang penyanyi perlu mempunyai lagu yang sesuai dengan identitasnya. Bukan hanya soal bagaimana lagu tersebut terdengar, tetapi juga bagaimana karakter vokal dan cara membawakannya dapat diterima oleh pendengar.

Baca Juga:  Biodata Robi DA7, Peserta D’Academy 7 Asal Jakarta

“Semanis Madu” menjadi bagian dari proses tersebut.

Dodo menggambarkan lagu ini sebagai cerita tentang hubungan yang tidak selalu berjalan manis. Di balik sebuah hubungan, ada rasa kecewa, kehilangan, dan pengalaman ketika seseorang merasa dinomorduakan.

“Dalam hubungan percintaan ini enggak selalu seperti manisnya madu, ada pahitnya juga,” kata Dodo.

Ia menilai tema tersebut dekat dengan kehidupan anak muda saat ini, termasuk generasi Z yang hidup dalam lingkungan sosial yang semakin terbuka dan cepat berubah. Secara musikal, Dodo juga ingin mencari warna yang berbeda.

Menurutnya, perkembangan musik Indonesia saat ini memperlihatkan banyak eksplorasi antara musik pop dan dangdut. Setelah muncul berbagai warna Hipdut, Dodo melihat adanya peluang untuk menghadirkan pendekatan yang berbeda melalui karya-karyanya.

Sebelumnya, bersama Cheryl, Dodo memperkenalkan konsep POPDUT melalui “Gak Peka! (Terserah)”. Lagu tersebut memadukan pop groovy modern dengan sentuhan dangdut dan membawa tema komunikasi yang rumit dalam hubungan. RRI menyebut konsep tersebut sebagai perpaduan yang ringan dan mudah diterima lintas generasi. (RRI)

Dodo ingin melanjutkan eksplorasi tersebut tanpa terjebak pada satu formula.

Baca Juga:  Profil Syaqirah DA7, Gadis Muda Penuh Percaya Diri yang Mengharumkan Nama Sidrap Sulsel

“Dengan munculnya ‘Gak Peka!’ dan juga ‘Semanis Madu’, kita ingin menunjukkan warna yang berbeda, warna musik yang baru, lebih catchy juga dan easy listening,” ujarnya.

Bagi Dodo, musik yang mudah didengar bukan berarti harus kehilangan karakter.

Justru, tantangannya adalah membuat sebuah lagu yang dapat dinikmati secara ringan sekaligus memiliki identitas yang membuat pendengar bisa mengenali siapa penyanyinya.

Perjalanan menuju titik tersebut juga didukung oleh keterlibatannya bersama HP Music.

Dodo mengaku bergabung dengan label tersebut menjadi salah satu pencapaian yang paling ia banggakan saat ini. Menurutnya, dukungan label memberikan kesempatan untuk berkembang tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga promosi dan pengembangan karier.

“Saya harap ini langkah awal untuk memulai karier saya saat ini,” katanya.

Dodo juga menyimpan rencana untuk menghadirkan musik dengan genre yang berbeda dari karya-karya yang sedang ia rilis sekarang. Ia belum ingin membocorkan terlalu banyak mengenai proyek tersebut.

“Pokoknya surprise,” ujarnya.

Untuk saat ini, “Semanis Madu” menjadi bagian dari perjalanan seorang Dodo Zak yang sedang berusaha menemukan warna musikalnya sendiri.

Bukan lagi sekadar penyanyi cover, tetapi seorang musisi yang perlahan membangun katalog, identitas, dan cerita melalui karya-karyanya.

Follow WhatsApp Channel kilasmerdeka.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stephen Septian Ungkap Rahasia Brand yang Selalu Diingat 
Lampaui Film Pertama, Pemain Agak Laen: Menyala Pantiku Siap Tunaikan Nazar ke Panti Jompo
Biodata Mutia Imran DA7: Bintang Muda Gorontalo yang Bikin Juri Terpukau
Biodata Arbil DA7, Peserta D’Academy 7 dari Sumut yang Jadi Sorotan Gen Z
Brisia Jodie dan Jonathan Alden Gelar Pemberkatan Nikah di Gereja Katedral Besok Pagi
12 Tahun Menikah, Surya Insomnia Sampaikan Pesan Mendalam untuk Keluarga
Erich Susilo dan Seni Merawat Mimpi di Tengah Rutinitas
Profil Lengkap Insanul Fahmi, Pengusaha Muda yang Terseret Dugaan Perselingkuhan dengan Inara Rusli

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 01:13 WIB

Lewat “Semanis Madu”, Dodo Zak Ingin Hadirkan Warna Musik yang Catchy dan Mudah Didengar

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:16 WIB

Stephen Septian Ungkap Rahasia Brand yang Selalu Diingat 

Minggu, 28 Desember 2025 - 22:27 WIB

Lampaui Film Pertama, Pemain Agak Laen: Menyala Pantiku Siap Tunaikan Nazar ke Panti Jompo

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:55 WIB

Biodata Mutia Imran DA7: Bintang Muda Gorontalo yang Bikin Juri Terpukau

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:24 WIB

Biodata Arbil DA7, Peserta D’Academy 7 dari Sumut yang Jadi Sorotan Gen Z

Berita Terbaru