Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pengrusakan dan Penguasaan Tanah

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plang tanah milik ahli waris sah almarhum Abdul Wahab. (Foto: Dok. Istimewa)

Plang tanah milik ahli waris sah almarhum Abdul Wahab. (Foto: Dok. Istimewa)

Kilas Merdeka, Jember — Sengketa tanah yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) kembali memanas. Ahli waris sah almarhum Abdul Wahab, Tutik Hidayati, warga Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, secara resmi melaporkan tiga pihak yaitu Jupri Umar, Busro dan Fauziatus Salisa ke Kepolisian Daerah Jawa Timur atas dugaan perbuatan melawan hukum dan tindak pidana pengrusakan.

Laporan tersebut terdaftar dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: LP/B/125/I/2026/SPKT/Polda Jawa Timur, tertanggal 26 Januari 2026 pukul 12.30 WIB, yang dibuat melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Timur.

Kuasa hukum pelapor, Rafly Kurniawan, SH, SE, MM, dan Vitalis Jenarus, SH, menjelaskan laporan ini menjerat kedua terlapor berdasarkan Pasal 257 KUHP tentang perusakan hak atas tanah dan Pasal 521 KUHP mengenai penguasaan lahan tanpa hak.

“Putusan Mahkamah Agung sudah inkracht dan surat eksekusi telah terbit. Namun hingga kini, lahan masih dikuasai oleh pihak terlapor bahkan didirikan bangunan baru di atasnya,” ujar Tutik Hidayati, didampingi kakaknya, Miftahurrohman, kepada wartawan.

Baca Juga:  Rupiah Melemah, Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati

Selain penguasaan lahan tanpa hak, pelapor juga menduga adanya tindak pengrusakan tanaman yang sebelumnya ditanam oleh orang tuanya di lahan tersebut. Aksi itu diduga dilakukan setelah keluarnya putusan Mahkamah Agung yang memenangkan pihak ahli waris.

“Langkah hukum ini kami tempuh karena sudah tidak sekadar sengketa perdata, tetapi telah masuk ke ranah pidana. Kami menuntut perlindungan hukum atas hak kami yang sah,” tegas Tutik.

Kuasa hukumnya, Rafly Kurniawan, menekankan bahwa laporan pidana ini merupakan bentuk upaya hukum untuk menegakkan kepastian dan keadilan.

“Mengabaikan putusan pengadilan yang inkracht berarti melemahkan wibawa hukum. Kami berharap Polda Jawa Timur menindaklanjuti laporan ini secara profesional dan transparan,” ujarnya.

Baca Juga:  Kawal Program 'Indonesia Cerdas', Telkom Pastikan Kesiapan Ekosistem Digital Pendidikan Nasional

Akibat peristiwa tersebut, Tutik Hidayati mengaku mengalami kerugian materiil berupa tanah sawah senilai sekitar Rp 5 miliar, serta kehilangan hak penguasaan dan pemanfaatan atas tanah warisan keluarga.

Sementara itu, saksi Abd. Fatah, warga sekitar, membenarkan bahwa lahan tersebut merupakan milik almarhum Abdul Wahab dan hanya pernah disewakan kepada salah satu terlapor, bukan dijual.

“Seingat saya tidak pernah ada proses jual beli tanah itu. Namun tiba-tiba hak kepemilikan berganti nama tanpa prosedur yang sah,” tutur Fatah.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik karena berkaitan dengan dugaan pengabaian putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Perkara ini juga dinilai sebagai ujian terhadap komitmen aparat penegak hukum dalam menjamin kepastian dan supremasi hukum, khususnya di sektor pertanahan.

Follow WhatsApp Channel kilasmerdeka.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menjadi Pembantu Presiden di Lapangan, Yayasan Niko Cahaya Abadi Perkuat Perlindungan bagi Lansia Terlantar
Rupiah Melemah, Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati
Perkuat Ekonomi Kreatif Lokal, Telkom Indonesia Bekali UMKM Strategi Digital Marketing
Telkom Witel Jakarta Inner Perkuat Pemberdayaan UMKM melalui Pelatihan Inovasi Kuliner dan Pengembangan Keterampilan Masyarakat
Tim Peneliti Teknik Industri Telkom University Bandung Kembangkan Sistem Digital Green Innovation
Telkom Perkuat Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Dorong Akselerasi Digitalisasi Sekolah
Percepat Digitalisasi Pendidikan DKI Jakarta, Telkom Intensifkan Implementasi Solusi Strategis
Pelindo Targetkan Kontainer Naik, Ekspor Indonesia Ikut Terdorong

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:49 WIB

Menjadi Pembantu Presiden di Lapangan, Yayasan Niko Cahaya Abadi Perkuat Perlindungan bagi Lansia Terlantar

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:38 WIB

Rupiah Melemah, Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati

Senin, 25 Mei 2026 - 15:40 WIB

Perkuat Ekonomi Kreatif Lokal, Telkom Indonesia Bekali UMKM Strategi Digital Marketing

Senin, 25 Mei 2026 - 15:22 WIB

Telkom Witel Jakarta Inner Perkuat Pemberdayaan UMKM melalui Pelatihan Inovasi Kuliner dan Pengembangan Keterampilan Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:46 WIB

Tim Peneliti Teknik Industri Telkom University Bandung Kembangkan Sistem Digital Green Innovation

Berita Terbaru

Entertaiment

Stephen Septian Ungkap Rahasia Brand yang Selalu Diingat 

Kamis, 11 Jun 2026 - 09:16 WIB