Kilas Merdeka, Sidoarjo – Tim Penelitian dari Lab ESS, Program Studi S1 Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Industri, Telkom University Bandung melaksanakan kegiatan observasi lapangan dan pengambilan data penelitian pada tanggal 14 – 20 Mei 2026 di berbagai sentra industri kerajinan tekstil Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian berjudul “Sistem Manajemen Pengetahuan Digital sebagai Pendukung Green Innovation dan Kinerja Berkelanjutan pada Industri Kerajinan Tekstil”. Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan sistem digital berbasis knowledge management untuk mendukung implementasi green innovation serta meningkatkan kinerja berkelanjutan pada industri kerajinan koper, tas, dan tekstil.
Kegiatan penelitian dilaksanakan di beberapa lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas industri kreatif dan UMKM tekstil di Kabupaten Sidoarjo, yaitu CV. Dwi Jaya Abadi Tanggulangin, UMKM Tekstil dan Industri Tekstil INTAKO, Industri Tas, Koper dan Kerajinan Tanggulangin, serta Paguyuban Desa Wisata dan Koperasi UMKM Kabupaten Sidoarjo. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan karena kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu sentra industri kerajinan koper dan tas terbesar di Indonesia yang memiliki karakteristik industri padat karya dengan tantangan keberlanjutan yang cukup kompleks.
Penelitian ini diketuai oleh Fandi Achmad, S.T., M.T., bersama tim peneliti terdiri dari Ibu Dr. Ir. Luciana Andrawina, M.T., Fahmy Habib Hasabudin, S.T., M.T., serta tim mahasiswa yang terdiri dari Muhamad Daffa Rial, Dio Pasa Pramudis, Najwa Izzati Mufida, Muhammad Rivaldi, Bernieka Desyaranti, dan Ifrando Juan. Seluruh tim terlibat aktif dalam proses observasi lapangan, pengumpulan data, validasi kebutuhan industri, serta dokumentasi kegiatan penelitian.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya dokumentasi pengetahuan produksi dan penerapan inovasi ramah lingkungan pada industri kerajinan tekstil. Sebagian besar pelaku industri masih mengandalkan pengetahuan berbasis pengalaman individu, sehingga proses pembelajaran, pengendalian kualitas, dan efisiensi produksi belum berjalan optimal. Kondisi tersebut berdampak pada tingginya pemborosan bahan baku, limbah produksi, dan belum optimalnya kinerja berkelanjutan industri. Melalui penelitian ini, Tim Teknik Industri Telkom University mengembangkan konsep Digital Knowledge Management System sebagai media pengelolaan dan penyimpanan pengetahuan produksi, dokumentasi inovasi hijau, serta sarana berbagi pengetahuan antar pelaku industri. Sistem ini diharapkan mampu mendukung implementasi green product innovation dan green process innovation guna meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi limbah, dan memperkuat daya saing industri kerajinan tekstil secara berkelanjutan.

Selama kegiatan observasi lapangan, tim peneliti juga menemukan bahwa pelaku UMKM memiliki antusiasme tinggi terhadap penerapan transformasi digital dan inovasi ramah lingkungan. Diskusi bersama mitra industri menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap sistem pengelolaan pengetahuan yang sederhana dan mudah digunakan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha di era persaingan global.
Kegiatan penelitian ini menjadi bagian dari komitmen Telkom University dalam mendukung pengembangan riset terapan berbasis kebutuhan industri dan masyarakat. Selain menghasilkan luaran akademik, penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital, green innovation, dan penguatan keberlanjutan industri kreatif serta UMKM di Indonesia.















