Tim Peneliti Teknik Industri Telkom University Bandung Kembangkan Sistem Digital Green Innovation

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Inisiasi kolaborasi dan koordinasi penelitian antara Tim S1 Teknik Industri Telkom University bersama mitra Kab. Sidoarjo. (Foto: Dok. Istimewa)

Inisiasi kolaborasi dan koordinasi penelitian antara Tim S1 Teknik Industri Telkom University bersama mitra Kab. Sidoarjo. (Foto: Dok. Istimewa)

Kilas Merdeka, Sidoarjo – Tim Penelitian dari Lab ESS, Program Studi S1 Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Industri, Telkom University Bandung melaksanakan kegiatan observasi lapangan dan pengambilan data penelitian pada tanggal 14 – 20 Mei 2026 di berbagai sentra industri kerajinan tekstil Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian berjudul “Sistem Manajemen Pengetahuan Digital sebagai Pendukung Green Innovation dan Kinerja Berkelanjutan pada Industri Kerajinan Tekstil”. Penelitian tersebut berfokus pada pengembangan sistem digital berbasis knowledge management untuk mendukung implementasi green innovation serta meningkatkan kinerja berkelanjutan pada industri kerajinan koper, tas, dan tekstil.

Kegiatan penelitian dilaksanakan di beberapa lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas industri kreatif dan UMKM tekstil di Kabupaten Sidoarjo, yaitu CV. Dwi Jaya Abadi Tanggulangin, UMKM Tekstil dan Industri Tekstil INTAKO, Industri Tas, Koper dan Kerajinan Tanggulangin, serta Paguyuban Desa Wisata dan Koperasi UMKM Kabupaten Sidoarjo. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan karena kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu sentra industri kerajinan koper dan tas terbesar di Indonesia yang memiliki karakteristik industri padat karya dengan tantangan keberlanjutan yang cukup kompleks.

Baca Juga:  Perkuat Ekonomi Kreatif Lokal, Telkom Indonesia Bekali UMKM Strategi Digital Marketing

Penelitian ini diketuai oleh Fandi Achmad, S.T., M.T., bersama tim peneliti terdiri dari Ibu Dr. Ir. Luciana Andrawina, M.T., Fahmy Habib Hasabudin, S.T., M.T., serta tim mahasiswa yang terdiri dari Muhamad Daffa Rial, Dio Pasa Pramudis, Najwa Izzati Mufida, Muhammad Rivaldi, Bernieka Desyaranti, dan Ifrando Juan. Seluruh tim terlibat aktif dalam proses observasi lapangan, pengumpulan data, validasi kebutuhan industri, serta dokumentasi kegiatan penelitian.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya dokumentasi pengetahuan produksi dan penerapan inovasi ramah lingkungan pada industri kerajinan tekstil. Sebagian besar pelaku industri masih mengandalkan pengetahuan berbasis pengalaman individu, sehingga proses pembelajaran, pengendalian kualitas, dan efisiensi produksi belum berjalan optimal. Kondisi tersebut berdampak pada tingginya pemborosan bahan baku, limbah produksi, dan belum optimalnya kinerja berkelanjutan industri. Melalui penelitian ini, Tim Teknik Industri Telkom University mengembangkan konsep Digital Knowledge Management System sebagai media pengelolaan dan penyimpanan pengetahuan produksi, dokumentasi inovasi hijau, serta sarana berbagi pengetahuan antar pelaku industri. Sistem ini diharapkan mampu mendukung implementasi green product innovation dan green process innovation guna meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi limbah, dan memperkuat daya saing industri kerajinan tekstil secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Arti Kata 'Crushable' dalam Bahasa Indonesia dan Penggunaannya
WhatsApp Image 2026-05-24 at 15.37.32
Observasi pengelolaan pengetahuan produksi, efisiensi bahan baku, serta potensi penerapan green innovation dalam mengurangi limbah industri. (Foto: Dok. Istimewa)

Selama kegiatan observasi lapangan, tim peneliti juga menemukan bahwa pelaku UMKM memiliki antusiasme tinggi terhadap penerapan transformasi digital dan inovasi ramah lingkungan. Diskusi bersama mitra industri menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap sistem pengelolaan pengetahuan yang sederhana dan mudah digunakan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha di era persaingan global.

Kegiatan penelitian ini menjadi bagian dari komitmen Telkom University dalam mendukung pengembangan riset terapan berbasis kebutuhan industri dan masyarakat. Selain menghasilkan luaran akademik, penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi digital, green innovation, dan penguatan keberlanjutan industri kreatif serta UMKM di Indonesia.

Berita Terkait

Pengalaman Umroh Mandiri Pertama Kali: Kisah Pak Ihsan Membawa Keluarga Ibadah 20 Hari Tanpa Travel
Pojok Baca Desa Marannu Diperkuat Akses Perpustakaan Digital melalui Inovasi QR Code oleh Mahasiswa KKN-T Unhas
PBAK FDIKOM UIN Jakarta Berjalan Lancar, Antusiasme Mahasiswa Jadi Sorotan
Peneliti Jurusan Perikanan dan Kelautan POLINELA Kembangkan Lampu LED Bertenaga Surya
Mengaku dari Pihak Konsultan Pengawas, Beberapa Orang Masuk ke Proyek Penimbunan Sekolah Rakyat di Cepu
Telkom University Dorong Digitalisasi Desa Wisata dan Tenun Ikat di Empat Desa Sumba Timur
Mahasiswa Universitas Suryakancana Sukses Mengembangkan Smart Attendance System di PT PLN Nusantara Power Cirata
Seorang Doktor Berminat Melamar di Unit Laboratorium NCA Yayasan Niko Cahaya Abadi
Tag :
Jadikan kilasmerdeka.com sumber pilihan pencarian Google.
Tambahkan

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 10:45 WIB

Pengalaman Umroh Mandiri Pertama Kali: Kisah Pak Ihsan Membawa Keluarga Ibadah 20 Hari Tanpa Travel

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Pojok Baca Desa Marannu Diperkuat Akses Perpustakaan Digital melalui Inovasi QR Code oleh Mahasiswa KKN-T Unhas

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:38 WIB

PBAK FDIKOM UIN Jakarta Berjalan Lancar, Antusiasme Mahasiswa Jadi Sorotan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Peneliti Jurusan Perikanan dan Kelautan POLINELA Kembangkan Lampu LED Bertenaga Surya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Mengaku dari Pihak Konsultan Pengawas, Beberapa Orang Masuk ke Proyek Penimbunan Sekolah Rakyat di Cepu

Berita Terbaru

Pendidikan

6 Benefits of an International Curriculum for Your Child

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:33 WIB