Kilas Merdeka, Jakarta – Akses internet murah dengan kecepatan tinggi kini bukan lagi sekadar rencana. Program Internet Rakyat hadir sebagai solusi baru bagi masyarakat yang selama ini terbebani mahalnya biaya layanan internet, terutama di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur jaringan.
Program ini digagas untuk menjawab kebutuhan konektivitas digital yang semakin mendesak, mulai dari keperluan pendidikan, pekerjaan jarak jauh, hingga aktivitas ekonomi berbasis online. Dengan konsep layanan terjangkau dan dukungan teknologi yang terus dikembangkan, Internet Rakyat menjadi salah satu program yang paling dinanti dalam upaya pemerataan akses digital nasional.
Sejak pendaftaran dibuka, antusiasme masyarakat terbilang tinggi. Hal ini memunculkan berbagai pertanyaan, mulai dari kapan layanan Internet Rakyat bisa digunakan, bagaimana proses instalasi jaringan dan distribusi perangkat, hingga apa saja yang perlu disiapkan calon pelanggan.
Apa Itu Internet Rakyat dan Siapa Sasarannya?
Internet Rakyat, atau dikenal dengan singkatan IRA, merupakan program pemerintah yang bertujuan menyediakan akses internet murah tanpa mengesampingkan kualitas kecepatan dan kestabilan jaringan. Inisiatif ini dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan koneksi internet yang merata di seluruh Indonesia, sekaligus mengatasi persoalan biaya yang selama ini menjadi kendala utama.
Dengan tarif Rp100.000 per bulan dan kecepatan hingga 100 Mbps, Internet Rakyat menawarkan paket yang sangat kompetitif. Jika dibandingkan dengan layanan WiFi rumahan dari penyedia komersial, biaya tersebut tergolong jauh lebih terjangkau, sehingga wajar menarik minat besar dari berbagai kalangan.
Sasaran utama program ini mencakup rumah tangga, pelajar dan mahasiswa, pekerja dengan sistem kerja jarak jauh (WFH), pelaku UMKM, hingga masyarakat yang tinggal di daerah dengan keterbatasan jaringan kabel optik. Melalui target tersebut, Internet Rakyat diharapkan mampu mendorong pemerataan akses digital secara inklusif.
Kapan Internet Rakyat Mulai Beroperasi?
Berdasarkan informasi terbaru yang dibagikan melalui akun Instagram resmi @internetrakyat.id, layanan Internet Rakyat direncanakan mulai dapat dinikmati masyarakat pada periode Januari hingga Juni 2026.
Menuju tahap operasional, pelaksanaan program dilakukan secara bertahap melalui beberapa fase resmi yang telah ditetapkan. Berikut jadwal pelaksanaan Internet Rakyat:
1. Preregistrasi (November–Desember 2025)
Pada tahap awal, masyarakat diberikan kesempatan untuk mendaftar melalui situs resmi Internet Rakyat. Preregistrasi ini bertujuan mengamankan kuota layanan sekaligus memasukkan calon pelanggan ke dalam daftar prioritas penerima layanan.
2. Instalasi Jaringan dan FWA (Desember 2025–Juni 2026)
Tahap berikutnya berfokus pada pembangunan infrastruktur jaringan berbasis Fixed Wireless Access (FWA). Pengerjaan dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah, termasuk Pulau Jawa, Maluku, dan Papua, guna memastikan kualitas jaringan tetap optimal.
3. Distribusi Perangkat dan Aktivasi (Januari–Juni 2026)
Pada fase akhir, penyedia layanan akan mendistribusikan perangkat modem atau CPE ke alamat pelanggan yang telah lolos verifikasi. Setelah perangkat diterima, pelanggan dapat langsung melakukan aktivasi dan menggunakan layanan Internet Rakyat.
Cara Cek Wilayah yang Mendukung Internet Rakyat
Sebelum melakukan pendaftaran, masyarakat dapat mengecek apakah wilayah tempat tinggalnya sudah masuk dalam cakupan layanan. Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi Internet Rakyat yang menyediakan peta interaktif Indonesia.
Dalam peta tersebut, area yang telah terjangkau layanan ditandai dengan warna merah. Saat ini, cakupan Internet Rakyat masih terbatas di tiga wilayah utama, yaitu Pulau Jawa, Pulau Maluku, dan Pulau Papua.
Cara Daftar Internet Rakyat Secara Online
Bagi masyarakat yang wilayahnya sudah mendukung, proses pendaftaran dapat dilakukan sepenuhnya secara daring. Berikut langkah-langkah pendaftaran Internet Rakyat:
- Kunjungi situs resmi https://internetrakyat.id/ melalui ponsel atau komputer.
- Pilih menu Pra-Registrasi Sekarang atau langsung akses internetrakyat.id/register.
- Pilih paket Internet Rakyat dengan masa penggunaan 30 hari.
- Isi data awal berupa nama, alamat email, dan nomor WhatsApp, lalu lakukan verifikasi melalui kode OTP.
- Lengkapi data lokasi mulai dari provinsi hingga alamat lengkap.
- Tentukan titik koordinat lokasi melalui peta yang tersedia.
- Setujui syarat dan ketentuan layanan untuk menyelesaikan pendaftaran.
Dengan jadwal pelaksanaan hingga pertengahan 2026, Internet Rakyat menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan akses internet cepat dan terjangkau. Melalui tahapan praregistrasi, pembangunan jaringan, hingga distribusi perangkat yang dilakukan secara bertahap, program ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan konektivitas digital di Indonesia.







