Menjaga hidrasi saat olahraga ringan atau aktivitas outdoor sering kali dianggap sepele. “Ah, cuma jalan pagi,” atau “Alah cuma sepedaan santai doang”. Padahal, tubuh kamu tetap kehilangan cairan setiap kali bergerak sekalipun intensitasnya ringan.
Ada satu kebiasaan sederhana yang bisa kamu terapkan supaya menjadi bagian dari rutinitas harian yakni memilih air minum alkaline supaya tubuh lebih terhidrasi. Yuk, simak gimana caranya tetap terhidrasi tanpa ribet selama beraktivitas outdoor!
Kenapa Hidrasi Penting Saat Olahraga Ringan
Walaupun tampak ringan, aktivitas seperti jalan pagi, bersepeda santai, yoga di taman, atau hiking ringan tetap bikin tubuh bekerja. Otot bergerak, napas lebih cepat, dan suhu tubuh sedikit naik. Semua proses ini butuh cairan.
Ibarat kata tubuhmu adalah mesin motor, kalau dipakai pelan-pelan, tetap butuh oli dan bahan bakar supaya nggak seret. Begitu juga dengan cairan tubuh. Saat kamu berkeringat meski sedikit, tubuh tetap kehilangan cairannya.
Fun fact: Kamu bisa kehilangan cairan bahkan tanpa sadar berkeringat, terutama saat cuaca panas atau berangin. Jadi bukan cuma olahraga berat yang bikin haus, ya.
Waktu yang Tepat untuk Minum Air Saat Aktivitas Outdoor
Daripada menunggu haus banget, lebih baik biasakan pola minum yang teratur.
- Sebelum aktivitas: Minum air secukupnya sekitar 15–30 menit sebelum mulai beraktivitas. Tujuannya untuk memberi “modal” cairan ke tubuh sebelum bergerak.
- Saat aktivitas: Kalau aktivitasmulebih dari 30 menit, nggak ada salahnya minum beberapa teguk di sela-sela. Nggak perlu sekaligus banyak. Sedikit tapi rutin justru bikin nyaman di perut.
- Setelah aktivitas: Setelah beraktivitas, minum air untuk mengganti cairan yang hilang. Biasanya tubuh langsung kasih sinyal lewat rasa haus.
Memilih Air Minum yang Praktis untuk Aktivitas Sehari-hari
Saat olahraga ringan atau aktivitas outdoor, kepraktisan itu penting. Kamu pasti nggak mau ‘kan ribet bawa botol besar kemana-mana. Jadi, kamu bisa pertimbangkan beberapa hal ini sebelum memilih air minum untuk aktivitas outdoor:
- Kemasan yang mudah dibawa dan nggak makan tempat di tas.
- Rasanya ringan dan segar.
- Mudah ditemukan, sehingga bisa jadi bagian dari rutinitas, bukan cuma sesekali saja.
Atas hal itu, air minum alkaline sering jadi pilihan banyak orang untuk aktivitas ringan. Air dengan pH lebih tinggi ini dikenal punya rasa yang lebih segar, sehingga nyaman diminum sebelum, saat, atau setelah beraktivitas.
Fun Fact! Banyak orang minum lebih sedikit bukan karena lupa, tapi karena “nggak kepikiran” atau mungkin rasa air yang biasa aja.
Kesalahan Umum Saat Menjaga Hidrasi
Supaya nggak jatuh ke jebakan yang sama, ada beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dan bisa kamu hindari agar hidrasi tetap terjaga.
- Minum sekaligus banyak justru bikin perut begah. Jadi lebih baik pelan-pelan saja karena tubuh lebih suka asupan bertahap.
- Nunggu haus dulu baru minum. Padahal haus itu tanda awal tubuh mulai kekurangan cairan.
- Merasa olahraga ringan nggak butuh minum. Padahal jalan santai pun tetap bikin cairan keluar, apalagi kalau di luar ruangan.
- Lupa minum setelah selesai aktivitas karena terlalu fokus. Padahal, tubuh tentu butuh cairan pengganti.
- Air ada, tapi nggak diminum. Pokoknya jika merasa haus, langsung keluarkan botol dari tas dan minum.
Nah, menjaga hidrasi saat olahraga ringan dan aktivitas outdoor sebenarnya bisa dimulai dari kebiasaan kecil yang konsisten. Nggak perlu ribet, cukup peka sama sinyal tubuhmu dan biasakan minum di waktu yang tepat.
Untuk kamu yang ingin solusi praktis, air minum dari Cheers hadir sebagai pilihan yang sudah memenuhi standar kualitas air minum alkaline dalam kemasan, cocok untuk menemani rutinitas sehari-hari.
Menurutmu, di momen apa sih kamu paling sering lupa minum air? Pas olahraga, kerja outdoor, atau justru setelahnya? Share pengalaman kamu, yuk! Siapa tahu bisa jadi pengingat bareng!














