Profil Lengkap Dedi Mulyadi: Karier, Gebrakan, Fakta Menarik hingga Kontroversi

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Profil Lengkap Dedi Mulyadi, KDM. (Foto: Dok. Istimewa)

Profil Lengkap Dedi Mulyadi, KDM. (Foto: Dok. Istimewa)

Dedi Mulyadi atau KDM adalah salah satu tokoh politik paling populer di Indonesia, terutama di Jawa Barat. Setelah melewati perjalanan politik panjang, ia resmi menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sejak 20 Februari 2025, usai menang telak di Pilkada 2024. Namanya dikenal karena gaya kepemimpinan berani, kedekatannya dengan masyarakat, serta konsistensinya menjaga budaya Sunda.

Selain aktif di pemerintahan, Dedi Mulyadi juga terkenal melalui aktivitas media sosialnya. Ia kerap membagikan konten tentang kehidupan rakyat kecil, isu sosial, hingga perjalanan blusukan, yang membuatnya memiliki pengaruh kuat di ruang digital.

Berikut merupakan biodata lengkap, perjalanan karier, gebrakan kebijakan, hingga kontroversi terbaru dari sosok Gubernur Jawa Barat tersebut.

Biodata Lengkap Dedi Mulyadi

Keterangan Detail
Nama lengkap H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M.
Nama panggilan Kang Dedi / KDM
Tempat, tanggal lahir Subang, Jawa Barat, 11 April 1971
Zodiak Aries
Agama Islam (mengklarifikasi isu Hindu/Sunda Wiwitan)
Orang tua Ayah: Sahlin Ahmad Suryana (purnawirawan TNI) – Ibu: Karsiti
Pasangan Sri Mulyawati (meninggal 2000), Anne Ratna Mustika (cerai 2023)
Anak Maulana Akbar Ahmad Habibie, Yudistira Manunggaling Rahmaning Hurip, Hyang Sukma Ayu
Media sosial Instagram: @dedimulyadi71
Profesi Politikus, Gubernur Jawa Barat, mantan Bupati Purwakarta
Tinggi/berat Tidak dipublikasikan

Perjalanan Karier Politik Dedi Mulyadi

1. Masa Mahasiswa dan Aktivis Organisasi

Karier politik Dedi dimulai sejak masa kuliah di Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman Purwakarta. Ia aktif di berbagai organisasi, termasuk menjadi:

  • Ketua HMI Cabang Purwakarta
  • Anggota senat mahasiswa

Aktivitas ini menjadi pondasi awal keterlibatannya dalam dunia politik lokal.

2. Anggota DPRD dan Komisi E (1999)

Pada 1999, Dedi Mulyadi terpilih menjadi anggota DPRD Purwakarta. Ia memimpin Komisi E, membuatnya semakin dikenal publik.

3. Wakil Bupati Purwakarta (2003–2008)

Pada 2003, ia terpilih sebagai Wakil Bupati Purwakarta, mendampingi Lily Hambali Hasan.

4. Bupati Purwakarta Dua Periode (2008–2018)

Dedi menjadi simbol pembangunan dan pelestarian budaya di Purwakarta. Fokus pemerintahannya meliputi:

  • Pembangunan infrastruktur
  • Penguatan desa
  • Program “Purwakarta Berbudaya”
  • Festival budaya Sunda

Pada Pilkada 2013, ia kembali menang dan menjabat periode kedua.

Baca Juga:  Arti Kata 'No Hard Feelings' dan Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia

5. Ketua DPD Golkar Jawa Barat (2016–2020)

Dedi juga punya pengaruh di tingkat provinsi sebagai Ketua Golkar Jabar.

6. Masuk 10 Politisi Paling Berpengaruh di Media Sosial (2023)

Menurut Indonesia Indicator, Dedi masuk jajaran tokoh politik yang paling sering dibicarakan publik.

7. Kemenangan Pilgub Jabar 2024

Bersama Erwan Setiawan, ia mengusung visi “Jabar Istimewa”, dan menang besar dengan 62,22% suara—tertinggi dalam sejarah Pilgub Jawa Barat.

Dedi Mulyadi resmi dilantik pada 20 Februari 2025 di Istana Negara.

Gebrakan Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat periode 2025–2030. (Foto: Dok. Istimewa)

Sejak menjabat, KDM membuat sejumlah kebijakan besar yang langsung menyita perhatian.

1. Reprioritisasi APBD untuk Infrastruktur dan Layanan Publik

Dedi mengalihkan anggaran yang dinilai tidak mendesak ke sektor:

  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Jalan dan transportasi
  • Program sosial
    Kebijakan ini diapresiasi karena lebih berorientasi ke rakyat.

2. Percepatan Pembangunan Jalan dan Tol

KDM menargetkan perbaikan jalan provinsi hingga wilayah pelosok. Ia juga mendorong percepatan tol strategis untuk konektivitas Jabar.

3. Digitalisasi Desa lewat E-Voting Pilkades

Terobosan digital ini dianggap sebagai langkah besar dalam demokratisasi tingkat desa.

4. Pelestarian Budaya Sunda

Dedi meresmikan rumah dinas sebagai museum budaya. Ia juga mendorong penguatan identitas Sunda di ruang publik.

5. Program Pembinaan Remaja di Barak Militer

Program ini ditujukan bagi siswa bermasalah untuk ditempa kedisiplinan selama 6 bulan bekerja sama dengan TNI–Polri.

6. Kebijakan Lingkungan dan Tata Ruang

Dedi melakukan audit kawasan rawan pelanggaran seperti Puncak, Bogor, dan membongkar bangunan yang melanggar izin.

7. Penghapusan Tunggakan Pajak Kendaraan

Kebijakan ini dibuat untuk meringankan beban masyarakat.

Program Sosial: Donasi Rp 1.000 Per Hari “Rereongan Sapoe Sarebu”

Pada 2025, Dedi mengeluarkan edaran untuk mengajak:

  • ASN
  • Siswa
  • Masyarakat umum

untuk ikut donasi Rp 1.000 per hari secara sukarela.

Tujuannya adalah membantu warga tidak mampu dalam:

  • Biaya sekolah
  • Seragam
  • Buku
  • Pengobatan
  • Biaya hidup saat menunggu pasien rawat inap

Dana dikelola secara transparan melalui aplikasi resmi Pemprov Jabar.

Meski tujuannya baik, kebijakan ini memicu pro-kontra karena dikhawatirkan ada potensi paksaan, terutama di sekolah atau instansi ASN.

Baca Juga:  Arti FYI, Istilah Populer yang Sering Salah Digunakan di Chat dan Email

Kebijakan Kontroversial Dedi Mulyadi

Selain gebrakan positif, Dedi juga identik dengan kebijakan yang memancing debat publik.

1. Larangan Study Tour dan Wisuda Besar

Alasan: keamanan dan pengurangan biaya orang tua
Dampak: sektor wisata edukatif dan UMKM menurun

2. Pembongkaran Wahana Hibisc Fantasy Jaswita

Alasan: pelanggaran izin dan dugaan dampak terhadap banjir bandang
Pro-kontra muncul dari pelaku usaha lokal.

3. Pengiriman Anak Nakal ke Barak Militer

KPAI mengkritik karena dianggap intimidatif dan minim asesmen psikologis.

4. Program Vasektomi Terkait Bantuan Sosial

Dedi mengklarifikasi bahwa vasektomi bukan syarat wajib. Namun kebijakan awal terlanjur memicu polemik.

5. Rencana Jam Masuk Sekolah 06.00

Dikoreksi menjadi 06.30, tetapi tetap memicu kekhawatiran orang tua.

6. Penghapusan Pekerjaan Rumah (PR)

Kebijakan ini menuai dukungan dan kritik.

7. Jam Malam Pelajar (21.00–04.00)

Tujuan: mengurangi kenakalan remaja
Pro-kontra muncul soal dampak sosial.

Kebijakan Terbaru: Wajib Jalan Kaki ke Sekolah

Pada Mei 2025, Dedi mengeluarkan aturan baru:

Pelajar Jabar Dilarang Menggunakan Motor ke Sekolah

  • Harus jalan kaki atau naik transportasi umum
  • Siswa yang tetap membawa motor dapat dikeluarkan dari sekolah
  • Sekitar sekolah dinyatakan zona bebas kendaraan pribadi pelajar

Alasan Kebijakan

  • Penegakan hukum karena banyak siswa belum memiliki SIM
  • Membangun karakter dan kedisiplinan
  • Meningkatkan kesehatan fisik
  • Mengurangi kemacetan dan polusi

Dedi menilai orang tua terlalu memanjakan anak dan harus mengembalikan budaya jalan kaki, seperti di Jepang dan Singapura.

Kekayaan Dedi Mulyadi (LHKPN 2024)

Menurut laporan LHKPN per Agustus 2024, total harta kekayaan Dedi Mulyadi adalah: Rp 12.815.243.199

Dedi Mulyadi adalah sosok pemimpin dengan gaya berbeda: tegas, berani mengambil risiko, dekat dengan masyarakat, dan kuat dalam menjaga budaya Sunda. Sejak menjadi Gubernur Jawa Barat, ia membuat berbagai gebrakan—baik yang diapresiasi maupun yang menimbulkan perdebatan.

Terlepas dari pro dan kontra, kiprah KDM menjadikannya salah satu tokoh paling berpengaruh dan paling sering dibicarakan di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel kilasmerdeka.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

5 Arti Keep Silent yang Perlu Kamu Ketahui
Gaji TikTok Creator Tahun 2026, Prediksi dan Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan
13 Tips Sukses FYP TikTok 2026, Strategi Terbaru untuk Meningkatkan Engagement
Strategi Jualan di TikTok Tahun 2026: Tips dan Trik Terbaru
Arti Kata Ngabers dan Penggunaannya dalam Bahasa Sunda
Bagaimana Algoritma TikTok 2026 Bekerja dan Pengaruhnya terhadap Konten
Apakah TikTok Akan Mati? Fakta Terbaru dan Analisis Kehidupan Platform Ini
Cara Mengisi SKP ASN yang Benar dan Mudah Diikuti

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:02 WIB

5 Arti Keep Silent yang Perlu Kamu Ketahui

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:54 WIB

Gaji TikTok Creator Tahun 2026, Prediksi dan Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:43 WIB

13 Tips Sukses FYP TikTok 2026, Strategi Terbaru untuk Meningkatkan Engagement

Sabtu, 10 Januari 2026 - 02:10 WIB

Strategi Jualan di TikTok Tahun 2026: Tips dan Trik Terbaru

Jumat, 9 Januari 2026 - 22:10 WIB

Arti Kata Ngabers dan Penggunaannya dalam Bahasa Sunda

Berita Terbaru

5 Arti Keep Silent yang Perlu Kamu Ketahui

Ragam

5 Arti Keep Silent yang Perlu Kamu Ketahui

Minggu, 18 Jan 2026 - 10:02 WIB