Tahapan seleksi Petugas Haji 2026 telah resmi dimulai, dan salah satu proses yang paling penting adalah tes Computer Assisted Test (CAT). Bagi para pelamar, memahami contoh soal dan kisi-kisi tes CAT Petugas Haji 2026 menjadi langkah awal yang sangat membantu agar persiapan lebih terarah.
Tes CAT menjadi tahap seleksi krusial sebelum peserta dapat melaju ke sesi wawancara. Tidak heran bila sejak pendaftaran dibuka, banyak calon peserta mulai mencari referensi materi, aturan, hingga contoh soal yang kemungkinan besar muncul dalam ujian.
Artikel ini merangkum jadwal seleksi, kisi-kisi materi tes CAT, serta contoh soal lengkap dengan kunci jawabannya untuk memudahkan Anda mempersiapkan diri.
Jadwal Seleksi Petugas Haji 2026
Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 H/2026 M dibagi menjadi dua tahap: tingkat kabupaten/kota dan provinsi.
1. Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota
- Pengumuman Pembukaan Seleksi PPIH: 20 November 2025
- Pendaftaran Peserta: 22–28 November 2025
- Batas Akhir Unggah Dokumen: 28 November 2025 pukul 23.59 WIB
- Verifikasi Dokumen Siskohat Kemenhaj Kab/Kota: 2 Desember 2025 pukul 23.59 WIB
- Tes CAT Tahap 1: 4 Desember 2025 pukul 09.00 WIB
- Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 1: 5 Desember 2025 pukul 16.00 WIB
2. Seleksi Tingkat Provinsi
- Verifikasi Dokumen Siskohat Kanwil: 8 Desember 2025 pukul 23.59 WIB
- CAT & Wawancara Tahap 2: 11 Desember 2025 pukul 09.00 WIB
- Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 2: 12 Desember 2025 pukul 16.00 WIB
Kisi-Kisi Tes CAT Petugas Haji 2026
Peserta yang lolos tahap verifikasi dokumen akan mengikuti tes CAT. Materi ujian fokus pada pengetahuan dasar serta kemampuan teknis yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji.
Berikut kisi-kisi materi tes CAT Petugas Haji 2026:
Regulasi dan Dasar Hukum
- UU Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji
- PP Nomor 79 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU Penyelenggaraan Ibadah Haji
- PMA Nomor 14 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Haji Reguler
- PMA Nomor 15 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Haji Khusus
- UU Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji
- Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 442 Tahun 2009 tentang Kesehatan Haji
Materi Teknis Penyelenggaraan Haji
- Ketentuan pendaftaran haji
- Dokumen dan administrasi haji
- Bimbingan manasik dan pendampingan jamaah
- Akomodasi serta layanan di Arab Saudi
- Istita’ah kesehatan
- Rukun, wajib, dan sunah haji
- Wawasan teknis penyelenggaraan haji di Arab Saudi
Materi-materi ini menjadi dasar penting karena petugas diharuskan memahami regulasi, aspek ibadah, hingga prosedur teknis yang terjadi di lapangan.
Contoh Soal Tes CAT Petugas Haji 2026 dan Jawabannya
Berikut beberapa contoh soal yang bisa digunakan sebagai latihan sebelum mengikuti ujian CAT.
1. Bimbingan Ibadah untuk Jamaah Lansia
Soal:
Dalam memberikan bimbingan ibadah di lapangan, petugas harus menyesuaikan pendekatan sesuai kondisi jamaah. Jika terdapat jamaah lansia yang tidak mampu berdiri lama saat thawaf, tindakan paling tepat adalah:
A. Mengalihkan jamaah ke rombongan lain
B. Menyarankan jamaah mengganti thawaf dengan doa
C. Meminta keluarga menggantikan thawaf
D. Menunggu hingga kondisi jamaah membaik
E. Membantu melaksanakan thawaf menggunakan kursi roda
Jawaban: E
2. Komunikasi Lintas Budaya
Soal:
Dalam pelayanan haji, petugas sering berinteraksi dengan masyarakat atau petugas Arab Saudi. Sikap komunikasi yang tepat adalah:
A. Menggunakan sapaan sopan sesuai budaya Arab
B. Menggunakan bahasa Indonesia dengan intonasi tinggi
C. Berbicara langsung tanpa memperhatikan norma setempat
D. Mengabaikan etika komunikasi karena beda bahasa
E. Mengutamakan gestur fisik untuk memperjelas maksud
Jawaban: A
3. Digitalisasi Layanan Haji
Soal:
Salah satu manfaat penggunaan aplikasi pelaporan digital bagi petugas haji adalah:
A. Menghilangkan kebutuhan pengawasan pimpinan
B. Mengurangi koordinasi dengan atasan
C. Menggantikan seluruh komunikasi manual
D. Mempercepat pelaporan kondisi jamaah secara real-time
E. Menghindari tanggung jawab administratif
Jawaban: D
Persiapan menghadapi tes CAT Petugas Haji 2026 akan jauh lebih optimal apabila peserta memahami pola soal, dasar hukum, dan materi teknis penyelenggaraan haji. Kisi-kisi resmi dan contoh soal seperti di atas dapat menjadi panduan efektif untuk meningkatkan peluang lolos ke tahap selanjutnya.















