Kunjungan Juri Visitasi Ke Desa Lengkong Bogor, Ada Apa ?

Kilas Merdeka - November 28, 2020
Kunjungan Juri Visitasi Ke Desa Lengkong Bogor, Ada Apa ?
 - (Photo bersama Jajaran Pemerintah Pusat dan Dserah di Desa Wisata Lengkong. Dok Pribadi)
Penulis
|
Editor

Bogor|Kilasmerdeka.com. Kunjungan Oleh Juri Visitasi ke Desa Lengkong, Bogor, Jawa Barat dilakukan tepat pada hari Sabtu, 21 November 2020. Acara yang dihadiri oleh Kemenparekraf, Pemerintah Kabupaten Bogor, Civitas Institut STIAMI dan Juga Perangkat Desa Setempat. Berlangsung dari pukul 10.00 pagi hingga pukul 14.00 Siang.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan terkait apa yang diterima oleh Desa Wisata Lengkong yang telah di bina oleh Tim Dosen dan Mahasiswa HOSPAR angkatan 2017 instut STIAMI mendapatkan peringkat 20 dari 109 desa binaan lainnya, apakah sudah sesuai dengan proposal yang diberikan atau belum.

Dengan persiapan yang matang, sehingga Acara berlangsung sangat meriah, dilihat dari respon para Hadirin terutama Juri, yang sangat menikmati acara tersebut.

Hal ini terjadi karena indikator penguat satu sama lain yang bekerja sama. Yaitu Pembina (Institut STIAMI) dan Perangkat Desa Wisata Lengkong yang memang saling sinergi membuat acara berjalan dengan lancar.
Seperti yang dikatakan Bapak Kusmadi selaku Juri Visitasi ” indikator keberhasilan ini atau penilaian ini adalah bagaimana besar kontribusi, komitmen dan kerja keras perguruan tinggi”. Ucapannya

Selain itu juga beliau berpesan juga untuk kedepannya Desa Wisata dibantu dalam Tata kelola dan Kelembagaan, karena hal tersebut sangat berpenharuh terhadap kemajuan sebuah Desa Wisata. Karena tanpa pengelolaan dan kelembagaan yang baik, kedepannya desa wisata tidak menutup kemungkinan tidak akan maju.

Tak hanya dari Bapak Kusmadi, Juri visitasi yang kedua yaitu Bapak Husein mengatakan bahwasannya “Jangan bawa Desa Wisata itu cuma fokus kepada industri, Desa Wisata itu sebuah bagian dari laboratorium hidup pendidikan kearifan lokal”

Artinya desa wisata tidak hanya sebagai sebuah industri melainkan sebagai ladang belajar, ladang pengalaman untuk berbagai pihak, terutama generasi muda. Yang nantinya mendapatkan experience apa gang tidak didapatkan di Kota. Seperti perasaan kekeluargaan yang erat, pengalaman aktivitas di Desa contohnya menanam padi, berkebun, memancing, memainkan permainan tradisional, dsb.

Terakhir beliau berpesan “Saya yakin perguruan tinggi sangat berperan penting terhadap pembangunan masyarakat karena pemberdayaan itu harus dilakukan oleh segenap unsur. Tourism is Everything, Everything is Tourism”. Imbuhnya

Acara ditutup dengan makan Siang sambil menikmati view River Side di desa wisata lengkong yang digunakan juga sebagai jalur atraksi tubing. Semua aspek dari para hadirin, keadaan alam, dan warga setempat serta wisatawan terlihat sangat harmonis. ( Red )

Tinggalkan Komentar

Mungkin Anda melewatkan ini

JARING, Bogor Youth Forum Suguhkan Pembelajaran Meraih Mimpi

JARING, Bogor Youth Forum Suguhkan Pembelajaran Meraih Mimpi

Pilkada Serentak Kondusif, Presiden Pemuda Asia Afrika : Beri Apresiasi Mendagri

Pilkada Serentak Kondusif, Presiden Pemuda Asia Afrika : Beri Apresiasi Mendagri

Warga Desa Sukakarya Damai dan Kondusif : Danramil 2124 Cisarua/Megamendung Berikan Apresiasi

Warga Desa Sukakarya Damai dan Kondusif : Danramil 2124 Cisarua/Megamendung Berikan Apresiasi

Pemkab. Bogor Dorong Ratusan Korban Terdampak PHK Dapatkan Haknya

Pemkab. Bogor Dorong Ratusan Korban Terdampak PHK Dapatkan Haknya

LIBUR PANJANG TIBA, PEMDA HARUS SIAGA

LIBUR PANJANG TIBA, PEMDA HARUS SIAGA